Rabu, 23 Februari 2022

PUSTAKAWAN KU

    Saat masuk pertama kali menginjakkan kaki di kantor baruku. Terlihat sosok lelaki muda dan perempuan muda yang begitu menarik menurutku😃. Perkenalanpun terjadi ternyata semuanya adalah lulusan terbaik dari universitas negeri. Wow...kujuluki si cakcoll dan si mantek😎. Program kerja dan proposal sudah aku buat dan di ACC oleh pak boss. Alhamdulillah

    Rencana pertama kami rombak seisi perpustakaan dengan suasana baru, dari mulai tata letak almari, meja kerja, dan gudangnya. Huh..perpustakaan yang mengenaskan banyak buku yang tidak relevan, akhirnya di masukkan gudang. Dimana coba gudangnya??oh..lobi-lobiku untuk memusnahkan buku itu tidak berhasil. Yach buku itu tetap berada di perpustakaan. Ya Allah...Perpustakaan sekaligus gudang😰

    Dua minggu sudah kuperintah anak buahku untuk melaksanakan program kerja satu demi satu. Tidak kusadari waktu istirahat ada siswa yang mau pinjam buku tetapi oleh si mantek tidak boleh. Langsung aja kutanya ," Mengapa anak pinjam tidak kamu perbolehkan?" tanyaku. "Karena perpustakaan belum siap bu administrasinya, lagian sistem di komputer juga belum siap." jawaban si mantek. Aduh...kalo gini caranya kapan kamu bekerja? Hatiku mulai brontak. "Mbak.. kamu boleh sih idealis.Tapi kalau anak pinjam tetap dibolehkan pinjam.lihat tuh kecewa kan anaknya...layani dengan baik. untuk adminitrasi sementara pakai yg buku besar itu. Sambil jalan nanti data itu masukin ke sistem kamu.Bisa?? tanyaku sekali lagi. Ternyata kulihat raut wajahnya memerah karena marah kali😎. Kupanggil si cakcool, mas...tolong dilayani anak-anak yang pinjam buku?" kaget dia. "Baik, buk!" jawab si Cakcool. Kemudian karena hati kecewa dan emosi tak terkendali akupun turun ke masjid. Sholat dhuha sekaligus meredakan semua emosiku.

    Sampai disini aku mulai bisa membaca karakter anak buahku. Si Cakcoll yang penurut,alim, dan pendiam, Si Mantek yang idealis, keras. Hemmm....Kliatannya aku harus standbay di perpustakaan. Siapa tahu ada yang perlu diluruskan diantara keduanya. Dua orang yang mempunyai karakter berbeda dengan usia berbeda.
Bersambung..

AMANAH BARU

    Surat yang aku tunggu tidak juga kunjung datang. Kadang pikiranku tak karuan. Kurang apa doaku, kurang apa usahaku, apa mungkin belum baik buat masa depanku. Semua tergantung Allah yang menentukan. Intinya aku ingin sekali pindah dari tempat dinasku. Karena keinginan diri ini yang jenuh, bosan dengan situasi kerjaan yang tiada hentinya. Tetapi suamiku juga menginginkan aku pindah karena tangannya kadang kambuh mati rasa sebelah. Sangat berbahaya sekali kalau di jalan raya.

    Awal masuk semester 2 Tahun 2022. Malam hari dapat telpon dari si Boss menawari kerjaan jadi wakil kepala tetapi kutolak dengan halus. Laki-laki yang pinter dan kompeten masih banyak untuk menyandang gelar itu. Kenapa harus aku???? Akhirnya si boss menerima argumenku. Malam berikutnya aku di telpon lagi untuk menerima tugas baru sebagai Kepala Perpustakaan. Awalnya kutolak karena trauma saat di tempat dinasku lama, semua pekerjaan perpustakaan aku sendiri yang kerjaan tanpa anak buah. Secara halus kutolak tawaran itu. Tetapi argumenku tidak berhasil. Mau tidak mau harus terima tugas itu😓
Dengan berat hati kuterima juga jabatan itu, hati yang berat dan penuh kekesalan aku jalankan tugas itu.

Surat Al-Mukminun Ayat 8:

والذين هم لأ منتهم وعهدهم رعون

Artinya: "Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya."

    

Selasa, 15 Februari 2022

MENJAGA HATI

      Menjaga hati menurut versi kamu apa sih?.. menjaga hati seseorang atau menjaga hati kamu sendiri. Mengapa hati harus dijaga? ini yang jadi penasaran. Sebenarnya hati itu apa?Dan siapa yang berhak menjaga. 

Kata hati berasal dari bahasa arab yaitu qalbun yang bisa dilihat dari dua sisi bahasa.
a. hati yang menunjukkan bagian yang paling murni dan paling mulia dari sesuatu.
b. merubah dan membalik sesuatu dari posisi satu ke posisi yang lain

    Hati merupakan bagian paling murni dan paling mulia dari seluruh makhluk hidup yang mempunyainya, dan dia juga sangat rawan untuk berbolak balik dan merubah haluan. Jika Dilihat dari letaknya Al Quran dan Assunah menjelaskan hati itu berada di dalam dada.

Allah berfirman, “Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.” (QS. Al-Hajj: 46)

Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
 
“Wahai Yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agamamu.” (HR. At-Tirmidzi dari Anas bin Malik )

Dan Nabi juga berkata tentang kesalehan, "Kesalehan ada di sini, kesalehan ada di sini," sambil menunjuk dadanya (HR. Muslim dari Abu Hurairah). Dan tempat kesalehan tentu ada di dalam hati.

Ada sebuah lagu berjudul menjaga hati. Siapa yang masih ingat liriknya????

Masih tertinggal bayanganmu
Yang telah membekas di relung hatiku
Hujan tanpa henti seolah pertanda
Cinta tak di sini lagi
Kau tlah berpaling

Biarkan aku menjaga perasaan ini, ohh
Menjaga segenap cinta yang telah kau beri
Engkau pergi, aku takkan pergi
Kau menjauh, aku takkan jauh
Sebenarnya diriku masih mengharapkanmu

lagu itu jika diparafrasekan adalah seseorang yang jauh dengan sang kekasih dan berusaha untuk menjaga cinta yang ada dan masih mengharapkan untuk bersatu.

    Haiii...bangun dong dari mimpi. Karena makna menjaga hati bukan seperti itu.

    Menurut pandangan islam menjaga hati itu menjaga dari segala kemaksiatan, keburukan, kedloliman, penyakit hati yang setiap saat mengeroti hati kita yang rapuh.

    Bukan menjaga hati untuk cinta,sayang orang yang dicintai. Yang belum tentu akan jadi milik kita. Salah besar. Jelas rugi dong. Kita tidak tahu ..apa yang dilakukan yang di sana sementara kamu begitu menjaga cinta itu. Toh semua masih samar-samar dan Allah SWT belum menakdirkan orang itu jadi milik kita. 

    Ayok sekarang ubah image menjaga hati itu ke yang lebih baik...apa coba. Menjaga hati kita hanya dipersembahkan untuk kekasih kita yaitu Allah SWT.
    Kita jaga hati kita dari penyakit hati misalnya iri hati,dengki, hasat,fitnah, berburuk sangka,berkhianat, pembohong dll.

    Bagaimana caranya menjaga hati itu?

1. Jangan terlalu banyak bicara. Bicara tentang kebaikan saja yang positif saja, misalnya mengajar, melayani pelanggan dengan baik.
2. Menjaga nafsu, mengontrol nafsu supaya tidak meleduk. misalnya nafsu makan, nafsu marah, nafsu impian yang muluk-muluk.
3. Selalu ingat pada Allah SWT bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti sholat lebih rajin seperti sholat lima waktu, sholat tahajud, sholat dhuha, sholat malam dan juga sholat lainnya. Selain itu perbanyak juga dzikir dan doa, mengaji dan membaca Al Quran yang bisa sangat berguna untuk selalu menjaga hati. Dengan selalu megingat Allah SWT, maka secara otomatis kita akan lebih takut akan Allah SWT apabila kita berbuat salah yang disebabkan penyakit hati atau perbuatan maksiat.
4. Berteman dengan orang sholeh
5. Perbanyak sifat memaafkan kesalahan orang lain.
6. Ikhlas. Ikhlas untuk meniatkan semua perbuatan tindakan hanya pada Allah.
Nah itu begitulah menjaga hati😊 Semoga bermanfaat.

Rabu, 09 Februari 2022

Jangan Sombong !

  Bismillah Hirrahmanirrahim   
     Karakter manusia yang berbahaya adalah sombong dan meremehkan orang lain. Istilah lain adalah tinggi hati. Jika sifat ini terbawa ke dunia kerja pengaruhnya adalah faktor psikis teman kerja. Seseorang yang merasa pintar, senior, pengalaman dengan pekerjaannya maka akan muncul sifat sombong dan cenderung meremehkan orang lain. Sifat ini bisa dilihat dari cara bicaranya, nada bicaranya atau saat berbicara di depan rekan kerja indoor atau outdoor. 
     Pengaruh dari si sombong ini akan menurunkan kesehatan mental rekan kerjanya. Bekerja merasa tidak nyaman, selalu diremehkan dan melakukan pekerjaan dianggap salah. Kalau secara berlarut-larut tidak segera diingatkan maka suatu saat orang seperti ini(di sombong) akan terjebak pada kelemahannnya sendiri. Padahal kesombongan itu suatu saat akan menjatuhkan dirinya sendiri pada situasi yang tidak disangka-sangka.
     Apa yang harus dilakukan kalau kita mengetahui itu pada teman kita? Apakah diam, membiarkan begitu saja? Tidak. Cari waktu yang tepat untuk mengingatkannya. Sifat yang sungguh merugikan orang lain dan dirinya nanti. Sifat sombong seperti ini harus dirubah. Apa kita mau...teman kerja selalu ditindas seterusnya? Tidak kan...Alangkah baiknya kita berusaha untuk meluruskan, mengingatkan, membuka kesalahan yang terjadi pada dirinya, yang pernah ia lakukan.

Allâh Azza wa Jalla berfirman:
 
وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ 
"Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allâh tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. [Luqmân/31: 18]

Semoga bermanfaat.

Referensi: https://almanhaj.or.id/5557-kesombongan-penghalang-masuk-sorga.html

Investasi atau Pemborosan? Menghitung Biaya Gaya Hidup Pegawai di Kedai Kopi Kekinian

Siapa di sini yang merasa nggak bisa mikir kalau belum kena iced oatmilk latte pagi-pagi? Atau yang jadwal meeting -nya lebih sering di kaf...